Dua Tahun Kepemimpinan Daeng Manye-Hengky Yasin: Refleksi Kemerdekaan Lewat Kesederhanaan dan Empat Pilar Pembangunan Takalar

TAKALAR // Bongkarterkini24.com — Suasana hangat, anggun, dan sarat keakraban mewarnai Malam Ramah Tamah Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Takalar. Senin (17/8/2026)

Dalam satu meja bundar, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Wakil Bupati H. Hengky Yasin duduk berdampingan dengan jajaran Forkopimda—termasuk Dandim 1426/Takalar, Kapolres, serta perwakilan Kejaksaan—disaksikan pimpinan dan anggota DPRD, kepala OPD, camat, hingga jajaran TP PKK. Pembukaan yang syahdu lewat lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama semakin menegaskan keharmonisan antarelemen kepemimpinan daerah, sebelum disuguhkan pemutaran video rekapitulasi dua tahun perjalanan pemerintahan Daeng Manye–Hengky Yasin dalam mengawal pembangunan di Bumi Panrannuangku.

Peringatan tahun ini menghadirkan terobosan konsep yang jauh lebih sederhana, efisien, dan bermakna dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bupati Takalar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Sekda dan seluruh panitia atas suksesnya gelaran marathon mulai dari pawai marching band, obor renungan suci, hingga upacara detik-detik Proklamasi. Berbeda dari tradisi pesta musik skala besar di Baruga, Pemkab Takalar kini mendorong penghematan anggaran seraya menghidupkan kembali tradisi tasyakuran lokal Ka’do’ Minnyak di tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini dinilai efektif mempererat silaturahmi warga sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara langsung di akar rumput.

Memasuki rangkaian inti, Bupati memaparkan empat pilar strategis yang menjadi fondasi percepatan pembangunan Takalar. Arah kebijakan difokuskan pada: (1) Transformasi Ekonomi Berbasis Agromaritim melalui hilirisasi industri perikanan, pertanian, UMKM, dan kawasan industri baru; (2) Pembangunan Inklusif dan Pengentasan Kemiskinan yang menjangkau 86 desa hingga wilayah kepulauan; (3) Penguatan Infrastruktur dan Digitalisasi Services guna meningkatkan akses mobilitas serta daya tarik investasi; serta (4) Kolaborasi Pentahelix yang menyatukan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan dunia usaha untuk bergerak serentak demi kesejahteraan publik.

Guna menyokong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemkab Takalar bergerak cepat membenahi aset serta potensi pariwisata lokal. Perbaikan armada speedboat disiapkan untuk memperlancar konektivitas menuju Kepulauan Tanakeke, beriringan dengan pembenahan sarana digital di tujuh destinasi wisata unggulan, termasuk Kawasan Bendungan Pammukkulu. Tak hanya itu, terobosan strategis juga disiapkan melalui rencana pemanfaatan gerai khusus Pemkab Takalar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Gerai tersebut akan menjadi etalase utama produk-produk unggulan UMKM khas Takalar, membuka gerbang pemasaran nasional hingga internasional.

Menutup arahannya, Bupati menekankan bahwa esensi kemerdekaan bagi generasi masa kini adalah perjuangan mengisi pembangunan lewat kerja terukur dan kolaboratif dari tingkat kota hingga pelosok desa. Perjuangan fisik para pahlawan kini bertransformasi menjadi kerja keras dalam mengentaskan kemiskinan, memandirikan ekonomi, dan memperkuat persatuan daerah. Malam ramah tamah yang berlangsung dalam kesederhanaan tersebut akhirnya menjadi momentum kolektif bagi seluruh elemen Kabupaten Takalar untuk melangkah bersama menuju masa depan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.