TAKALAR // Bongkarterkini24.com— Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Di tengah tantangan efisiensi anggaran, Pemkab Takalar tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur penunjang di berbagai objek wisata demi kenyamanan wisatawan. Langkah strategis ini merupakan wujud nyata dari arahan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang meluncurkan program pengembangan tujuh destinasi wisata unggulan serta menggalang komitmen bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengakselerasi potensi pariwisata daerah.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap instruksi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Takalar langsung turun tangan melakukan pembenahan di Wisata Alam Parilau, Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu. Pembangunan fasilitas dasar seperti mushala yang representatif, sarana sanitasi/kamar mandi yang bersih, serta penataan kawasan berkonsep ramah lingkungan kini resmi dihadirkan. Langkah terpadu ini diambil untuk memastikan kawasan wisata tidak hanya mengandalkan pesona panorama alam semata, tetapi juga memberikan standar pelayanan, kenyamanan, dan kebersihan yang optimal bagi para pengunjung. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Takalar, Budiar Rozal, menegaskan bahwa pembenahan ini dirancang untuk menjawab aspirasi masyarakat dan wisatawan yang selama ini mendambakan fasilitas publik yang layak di lokasi wisata.
“Atas arahan Bapak Bupati, kami dari Dinas PUPR berpartisipasi bersama seluruh jajaran dalam mendukung pengembangan Wisata Alam Parilau. Alhamdulillah, fasilitas yang selama ini menjadi keluhan para pengunjung kini dapat kami realisasikan, seperti pembangunan mushala, kamar mandi, serta beberapa fasilitas pendukung lainnya,” ungkap Budiar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2026). Ia menambahkan, kelengkapan sarana ini diharapkan mampu mendongkrak tingkat kunjungan sekaligus menggerakkan roda ekonomi warga sekitar, khususnya para pelaku UMKM.
Inisiatif positif ini mendapat sambutan hangat dari warga dan wisatawan yang menilai langkah Pemkab Takalar sebagai bukti konkret keseriusan pemerintah dalam menghadirkan destinasi yang bersih, nyaman, dan berdaya saing. Meski demikian, sejumlah pemerhati lingkungan dan warga berharap agar pengelolaan fasilitas yang sudah dibangun tersebut terus dikawal secara konsisten. Pemeliharaan berkala dan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dinilai menjadi kunci utama agar konsep ramah lingkungan yang diusung tidak berhenti pada tahap pembangunan fisik saja, melainkan menjadi budaya pengelolaan wisata yang berkelanjutan.
Melalui sinergi antar-OPD yang solid dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkab Takalar optimistis Wisata Alam Parilau mampu bersolek menjadi ikon wisata unggulan daerah. Kehadiran fasilitas modern yang harmonis dengan kelestarian alam ini diharapkan dapat memperkuat citra Takalar sebagai tujuan wisata favorit yang ramah, asri, dan berkelas di Sulawesi Selatan.

