Takalar // Bongkarterkini24.com – Antrean panjang kendaraan bermotor mendadak mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/9/2026).
Tingginya animo masyarakat yang memburu bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite memicu kepadatan signifikan, terutama pada jam-jam sibuk. Situasi ini langsung direspons cepat oleh aparat keamanan guna mencegah potensi gangguan ketertiban umum di tengah masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, Polres Takalar mengerahkan personel Satuan Samapta bersama jajaran polsek untuk turun langsung ke lapangan. Kehadiran aparat kepolisian di berbagai titik SPBU—seperti di SPBU 74.922.43 Kalampa, Kecamatan Pattallassang—tidak hanya difokuskan untuk mengamankan lokasi, melainkan juga guna mengurai kemacetan arus lalu lintas agar tidak menghambat pengguna jalan lainnya.
Di balik ketatnya pengamanan, sisi humanis turut ditunjukkan aparat gabungan Polri dan TNI di SPBU 74.922.03, Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong. Personel di lapangan tampak membagikan air minum kemasan secara cuma-cuma kepada warga yang harus sabar menanti giliran dalam antrean panjang, sekaligus membangun komunikasi persuasif dengan para pengendara.
Kasi Humas Polres Takalar, IPTU Nur Ady, menegaskan bahwa penempatan personel di titik-titik pengisian bahan bakar merupakan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pihaknya mengimbau warga agar senantiasa mengedepankan kesabaran, mematuhi arahan petugas di lokasi, serta menghindari aksi saling mendahului antrean.
Lebih lanjut, pihak kepolisian secara tegas mengingatkan masyarakat agar tidak terjerumus dalam aksi panic buying. Pembelian BBM secara berlebihan karena kekhawatiran stok habis justru dinilai kontraproduktif dan semakin memperparah kepadatan, sehingga partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban bersama menjadi kunci utama kelancaran distribusi energi di wilayah Takalar. ( Sudirman,s. )
