Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdikbud Takalar Kawal Ketat Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SD hingga SMA/SMK

TAKALAR // Bongkarterkini24.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar terus memperketat pengawalan terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat. (29/9/2026)

 Langkah strategis ini dilakukan sebagai wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendongkrak kualitas pendidikan, dengan menitikberatkan pada peningkatan kemampuan literasi, numerasi, dan karakter siswa yang menjadi indikator utama dalam Rapor Pendidikan Nasional.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, Dody Riyan Saputra, S.IP., M.I.Kom., menegaskan bahwa TKA bukan sekadar agenda evaluasi biasa, melainkan instrumen vital dalam memetakan mutu pendidikan di daerah secara objektif. Hasil TKA berfungsi sebagai cerminan autentik atas kemampuan dasar peserta didik dalam memahami, menalar, serta mengaplikasikan pengetahuan guna memecahkan berbagai persoalan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Di samping itu, pelaksanaan TKA kini menjadi sorotan nasional menyusul kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI yang memberlakukan nilai TKA sebagai salah satu komponen validator rapor dalam seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) menuju Perguruan Tinggi Negeri mulai tahun 2026. Sosialisasi yang digelar di Makassar menegaskan bahwa asesmen ini dirancang secara kredibel, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh siswa.

Kendati demikian, pemerintah daerah tetap mengedepankan pendekatan yang berimbang melalui program pendampingan intensif agar pelaksanaan asesmen memberikan ruang tumbuh yang positif bagi siswa.

Dinas Pendidikan Takalar memastikan data pemetaan per sekolah dari hasil TKA akan ditindaklanjuti secara tepat sasaran, baik melalui optimalisasi alokasi BOS Kinerja maupun program pelatihan peningkatan kompetensi guru secara berkala.

Dengan pengawalan yang ketat, kolaborasi lintas sektor yang solid, serta pemahaman komprehensif bahwa literasi mencakup kemampuan berpikir kritis digital dan numerasi adalah solusi praktis pemecahan masalah, Kabupaten Takalar optimis mampu melahirkan generasi unggul yang berdaya saing global, sejalan dengan visi daerah: “Takalar Maju, Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital”.

( Sudirman,s )