Dorong Produktivitas Pertanian, Bupati Takalar Resmikan 81 Titik Irigasi Tersier di Polsel

TAKALAR // Bongkarterkini24.com — Pemerintah Kabupaten Takalar terus mempertegas komitmennya dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui akselerasi pembangunan infrastruktur pengairan yang merata. Langkah strategis ini diwujudkan secara nyata melalui peresmian jaringan irigasi tersier yang menyasar lahan-lahan pertanian produktif di berbagai wilayah pedesaan.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara resmi meresmikan pembangunan 81 titik irigasi tersier yang tersebar di Kabupaten Takalar pada Selasa, 22 September 2026. Acara peresmian dipusatkan di Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), sebagai bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengairan lahan pertanian sekaligus mendongkrak produksi tanaman pangan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye mengungkapkan rasa syukur yang mendalam melihat kondisi sektor pertanian masyarakat yang dinilainya semakin menunjukkan tren positif dan tumbuh subur. “Alhamdulillah, dalam perjalanan kami menuju tempat ini, saya melihat mulai dari Pattallassang sampai ke Moncongkomba, tanaman-tanaman tumbuh subur. Ada padi, kacang, jagung, Alhamdulillah tumbuh dan subur,” ujar Daeng Manye di hadapan ratusan warga dan kelompok tani yang hadir.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan irigasi tersebut sangat mendesak dan dibutuhkan karena masih luasnya lahan pertanian di Kecamatan Polongbangkeng Selatan yang selama ini mengalami kendala akses air. Pemerintah daerah melalui sinergi erat bersama Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) berupaya keras menghadirkan infrastruktur pengairan permanen agar para petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pompa air konvensional yang berbiaya tinggi. “Karena di Polongbangkeng Selatan ini banyak tanah yang harus dialiri irigasi. Makanya saya dan seluruh jajaran, Kadis PU, Kadis Pertanian, berjuang untuk mengadakan irigasi ini, sehingga masyarakat kita bisa menikmati air,” tambahnya.

Melalui ketersediaan irigasi yang memadai ini, Bupati Daeng Manye optimis produktivitas lahan dan hasil panen masyarakat akan meningkat tajam, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani secara menyeluruh. “Dengan adanya irigasi, masyarakat kita lebih sejahtera karena hasil pertaniannya bertambah,” tuturnya penuh harap, menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan nyata melalui penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), mesin pompa air 3 inci, serta pupuk Urea dan Phonska bagi kelompok tani.