ASAHAN // BongkarTerkini24.com – Menindaklanjuti pemberitaan terkait dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTsN Asahan, Wakil Bupati Asahan yang juga Ketua Satgas MBG Kabupaten Asahan, *Rianto SH*, akhirnya memberikan hak jawabnya kepada awak media, Sabtu (19/09/2026).
Dalam konfirmasi via pesan WhatsApp, Wabup Asahan memberikan beberapa poin klarifikasi penting:
1. Kondisi Korban & Tindakan Satgas:
Rianto SH menjelaskan bahwa saat ini seluruh anak-anak yang menjadi korban sudah pulang dari Rumah Sakit (RS). Ia juga menjelaskan bahwa Satgas bertugas untuk percepatan terlaksananya program MBG bersama Korwil. Sebagai tindak lanjut, kegiatan dapur yang diduga bermasalah tersebut telah dihentikan.
2. Bantah Isu Keluarga & Ungkap Pemilik Dapur:
Terkait isu yang santer beredar bahwa pemilik dapur MBG tersebut adalah keluarga dari Wabup, Rianto SH dengan tegas membantahnya.
“Pemilik saya gk tau dan pasti bukan keluarga kita, kalau mau kejelasannya lebih lanjut silahkan konfirmasi ke pihak Korwil BGN atau Humas Polres ya bang,”_ tulis Rianto SH dalam chatnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemilik dapur tersebut adalah Yayasan Kemala Bhayangkari.
Namun demikian, klarifikasi tersebut dinilai belum sepenuhnya menjawab kekecewaan mendalam masyarakat Asahan. Hingga detik ini, masyarakat mencatat:
1. Belum Ada Permintaan Maaf Publik:* Sampai berita ini diterbitkan, belum ada permintaan maaf secara terbuka dari pihak *Yayasan Kemala Bhayangkari selaku pengelola dapur* kepada para korban dan orang tua siswa.
2. Proses Hukum Masih Abu-abu: Wabup mengarahkan untuk konfirmasi proses hukum ke Korwil BGN dan Humas Polres. Masyarakat bertanya, apakah kasus yang menyangkut keselamatan anak-anak ini hanya berhenti dengan penghentian kegiatan dapur saja tanpa ada proses hukum?
Masyarakat Asahan berharap, siapapun pemilik dapurnya, baik itu yayasan manapun, harus tetap bertanggung jawab secara moral dan hukum. Jangan sampai kasus ini menguap begitu saja setelah dapur dihentikan.
Sementara itu Kasi humas polres Asahan saat dikonfirmasi Awak media melalui WhatsApp tidak memberi jawaban hingga berita ini ditayangkan.
Penulis; Heri Setiadi
