TAKALAR // Bongkarterkini24.com — Puskesmas Mangarabombang (Marbo) di Kabupaten Takalar kini menjadi pusat perhatian nasional dan internasional. Pada Kamis, 8 Oktober 2026, tim gabungan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia bersama perwakilan World Bank (Bank Dunia) melakukan kunjungan kerja strategis ke wilayah tersebut. Peninjauan ini bertujuan untuk mempersiapkan Puskesmas Mangarabombang sebagai pilot project program I-STEP (Indonesia Supporting Tuberculosis Elimination), sebuah inisiatif besar dalam mengeliminasi tuberkulosis di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, tim pusat didampingi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Hj. Nilal Fauziah, M.Kes., serta Kepala UPT Puskesmas Mangarabombang, Herianto Ali, S.T. Kehadiran rombongan ini tidak hanya berfokus pada kesiapan eliminasi TBC, tetapi juga melaksanakan pendampingan pembelajaran implementasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta evaluasi kesiapan infrastruktur digitalisasi layanan kesehatan di tingkat puskesmas.
Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh warga setempat.
Sejak pagi hari, masyarakat berbondong-bondong datangi lokasi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma. Berdasarkan data dari panitia registrasi saat dikonfirmasi awak media, tercatat sudah ada sekitar 100 warga yang terdaftar, di mana sebagian besar didominasi oleh kaum ibu-ibu yang ingin memeriksakan kondisi kesehatan mereka.
Kepala Desa Banggae Faisal Sibali, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya desanya sebagai lokasi peluncuran program penting ini. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim Kementerian Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Takalar, serta jajaran UPT Puskesmas Mangarabombang.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena desa kami dipilih menjadi tempat digelarnya kegiatan ini. Semoga program mulia ini dapat terus berlanjut demi kesehatan masyarakat kami,” ujarnya.
Melalui program I-STEP dan digitalisasi layanan kesehatan ini, pemerintah berharap kualitas pelayanan publik di fasilitas kesehatan tingkat pertama dapat semakin meningkat, transparan, dan mudah diakses.
Keberhasilan di Puskesmas Mangarabombang diharapkan mampu menjadi model percontohan yang efektif, tidak hanya bagi Kabupaten Takalar dan Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi juga secara nasional dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih Sehat dan produktif.
( Red )
