Takalar // Bongkarterkini24.com – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mendorong aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar mulai merencanakan masa depan dan persiapan purnabakti sejak usia produktif. Dorongan tersebut disampaikan saat ia menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Takalar dan PT Asuransi Jiwa Taspen di Mercure Hotel Makassar, Rabu (9/9/2026). Kerja sama ini dihadirkan untuk memberikan pemahaman sekaligus pilihan perlindungan finansial bagi kurang lebih 3.900 ASN dan PPPK di lingkup Pemkab Takalar.
Dalam arahannya, Daeng Manye menilai literasi keuangan dan kesadaran ASN terhadap perlindungan masa depan masih perlu ditingkatkan karena jumlah pegawai yang menjadi anggota Taspen Life saat ini masih tergolong sangat minim. Berdasarkan pengalamannya di dunia korporasi, ia mengingatkan bahwa pegawai yang cakap dalam menjalankan tugas pemerintahan belum tentu siap mengelola keuangan secara mandiri setelah pensiun, sehingga perencanaan yang matang sangat diperlukan untuk mengantisipasi risiko penipuan atau salah kelola pesangon.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemkab Takalar meminta sosialisasi program Taspen Life dilakukan secara masif dan terstruktur mulai dari tingkat pejabat hingga seluruh jajaran perangkat daerah. Daeng Manye juga menekankan pentingnya validasi data kepegawaian secara berkala oleh instansi terkait untuk memastikan keakuratan basis data kepesertaan serta kelancaran administrasi pemotongan iuran bulanan.
Kepala Divisi Distribusi Pemasaran PT Taspen Makassar, Lulus Heriyanto, menyambut baik sinergi tersebut dan mengapresiasi dukungan jajaran Pemkab Takalar dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi pegawai. Ia menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan anak perusahaan Taspen Group ini dirancang untuk menghadirkan perlindungan jiwa, perencanaan keuangan yang komprehensif, serta jaminan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi keluarga ASN.
Melalui kemitraan ini, Pemkab Takalar berharap seluruh pegawai dapat bekerja dengan lebih tenang, fokus, dan produktif dalam memberikan pelayanan publik tanpa perlu merasa cemas menghadapi masa pensiun. Langkah preventif tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam memastikan kesejahteraan sosial jangka panjang bagi seluruh aparatur di Kabupaten Takalar.
