Makassar // Bongkarterkini24.com – Pemerintah Kabupaten Takalar Mohammad firdaus daeng manye terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian desa melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Takalar. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Premier pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini diikuti oleh pengurus BUMDes, kepala desa, serta para pendamping desa sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha desa yang profesional dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai tata kelola BUMDes, strategi pengembangan unit usaha, pengelolaan keuangan yang akuntabel, hingga optimalisasi potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi. Bimtek ini diharapkan mampu melahirkan BUMDes yang sehat, inovatif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Daeng manye menilai BUMDes memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah penting agar setiap desa mampu mengelola potensi yang dimiliki secara efektif, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) secara berkelanjutan.
Di sisi lain, para peserta menyambut positif pelaksanaan bimbingan teknis tersebut. Mereka berharap materi yang diperoleh tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan dalam pengelolaan BUMDes di desa masing-masing. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pendamping, berbagai tantangan dalam pengembangan usaha desa diharapkan dapat diatasi secara bersama-sama.
Melalui Bimtek ini, bupati takalar daeng manye ,menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya BUMDes yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Diharapkan, keberadaan BUMDes tidak hanya menjadi lembaga usaha desa, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Takalar. (Red)

