Dari Ruang Pemerintahan ke Ruang Akademik, Daeng Manye Suntik Semangat Mahasiswa Unhas

MAKASSAR // Bongkarterkini24.com — Dari ruang pemerintahan ke ruang akademik, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Daeng Manye hadir sebagai narasumber dalam kegiatan perkuliahan yang berlangsung di Sport Hall Fakultas Teknik Unhas, Rabu (12/8/2026). Kehadirannya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif langsung dari seorang pemimpin daerah mengenai kepemimpinan, dinamika pembangunan, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda.

Di hadapan mahasiswa Fakultas Teknik Unhas, Daeng Manye menekankan bahwa keberhasilan tidak cukup hanya dibangun melalui prestasi akademik. Menurutnya, mahasiswa perlu membekali diri dengan karakter, integritas, kreativitas, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terbiasa berpikir kritis, berani menyampaikan gagasan dan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat. “Mahasiswa harus berani bermimpi besar. Jangan takut menghadapi tantangan. Ilmu yang diperoleh di kampus harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Daeng Manye juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan semata-mata persoalan jabatan, melainkan proses panjang yang dibentuk melalui pengalaman, tanggung jawab dan keberanian mengambil keputusan. Ia mengajak mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat sangat penting untuk melahirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan. “Jangan hanya menjadi orang yang mencari pekerjaan. Jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang dan memberikan solusi,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi dialog antara Daeng Manye dan mahasiswa. Sejumlah pertanyaan mengemuka, mulai dari persoalan kepemimpinan, pembangunan daerah, tantangan generasi muda hingga kesiapan memasuki dunia profesional. Ruang dialog tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji gagasan dan mendapatkan pandangan praktis dari pengalaman seorang kepala daerah dalam menghadapi berbagai persoalan pemerintahan dan pembangunan.

Bagi Daeng Manye, kehadirannya di lingkungan kampus bukan sekadar memenuhi agenda sebagai narasumber, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan menyuntikkan semangat kepada generasi muda agar berani mengambil peran dalam pembangunan. Ia berharap mahasiswa Fakultas Teknik Unhas terus mengembangkan kompetensi dan melahirkan gagasan inovatif yang dapat memberikan manfaat bagi daerah maupun bangsa. Dari ruang pemerintahan ke ruang kuliah, pesannya jelas: masa depan Indonesia membutuhkan generasi muda yang berilmu, berkarakter, berani bermimpi, serta siap mengubah gagasan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.