Inovasi TTG-SMART Antar Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah

TAKALAR// Bongkarterkini24.com – Kabupaten Takalar sukses menorehkan prestasi gemilang di panggung nasional melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Kasma Melyani, perwakilan dari Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo yang mewakili Kabupaten Takalar sekaligus Provinsi Sulawesi Selatan, berhasil mengamankan predikat Juara III Tingkat Nasional pada ajang Lomba Vlog PKK Pokja II. Pengumuman membanggakan ini disambut antusias sebagai bukti bahwa kreativitas lokal mampu bersaing ketat di level tertinggi.

Kompetisi berskala nasional yang diikuti oleh perwakilan Tim Penggerak PKK dari seluruh provinsi di Indonesia ini menjadi ajang bergengsi untuk menampilkan berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis teknologi tepat guna (TTG). Panitia lomba secara khusus menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta—mulai dari kategori pelajar, mahasiswa, kader PKK, hingga masyarakat umum—yang telah berpartisipasi aktif menghadirkan karya-karya visual yang tidak hanya kreatif, tetapi juga edukatif dan solutif.

Dalam vlog yang diperlombakan, PPLH Puntondo menyajikan edukasi visual yang memikat mengenai penerapan teknologi tepat guna dalam mengelola limbah domestik secara mandiri. Mereka memperlihatkan bagaimana sisa makanan diolah secara higienis menjadi kompos menyuburkan melalui metode biopori dan komposter. Melalui pendekatan ini, masyarakat diajak menyaksikan langsung bagaimana bahan yang awalnya dianggap sampah dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk organik berkualitas tinggi.

Tidak berhenti pada limbah padat, vlog tersebut juga memamerkan sistem filtrasi limbah cair cair yang sangat ramah lingkungan. Limbah dari septic tank tidak langsung dibuang begitu saja ke laut, melainkan dialirkan terlebih dahulu ke kolam khusus yang ditanami eceng gondok. Tanaman air tersebut secara alami berfungsi menyerap polutan dan nutrisi berlebih, sehingga air akhir yang dihasilkan jauh lebih bersih, aman bagi ekosistem pesisir, dan menjaga keberlanjutan hayati perairan sekitar.

Konsep integratif inilah yang menjadi contoh nyata dari penerapan gerakan “TTG-SMART”—sebuah konsep teknologi yang murah, mudah, ramah lingkungan, serta sangat aplikatif untuk diterapkan di lingkungan rumah tangga maupun komunitas. Pihak penyelenggara pun berharap hasil karya inovatif dari berbagai daerah ini mampu menginspirasi masyarakat luas untuk membangun kebiasaan baru dalam mengelola sampah secara bijak, sekaligus memicu lahirnya inovasi-inovasi hijau lainnya.

Keberhasilan luar biasa ini memantik apresiasi mendalam dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus. Dirinya menegaskan bahwa pencapaian PPLH Puntondo adalah bukti nyata bahwa konsistensi pada hal-hal sederhana bisa membawa dampak yang luar biasa besar bagi kelestarian alam sekaligus mengharumkan nama daerah. “Melalui langkah sederhana, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, tetapi dapat diolah menjadi sumber daya yang bernilai dan bermanfaat bagi kehidupan,” ujarnya optimistis pada Sabtu (18/07/2026).

Senada dengan hal tersebut, Pembina TP PKK Kabupaten Takalar, Muhammad Firdaus Daeng Manye, turut menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas prestasi yang diraih Kasma Melyani di tingkat nasional. Ia berharap momentum kemenangan ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka, melainkan menjadi pemicu gerakan lingkungan yang lebih masif. “Saya berharap keberhasilan ini dapat memacu lahirnya lebih banyak inovasi lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Takalar.