TAKALAR // Bongkarterkini24.com – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025/2026 yang digelar oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKB, Hj. Fadilah Fahriana. Bertempat di kawasan Pelelangan Ikan Bayoa, Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara (Galut), Kabupaten Takalar, Jumat (31/7/2026), agenda penyerapan aspirasi ini berhasil menyedot perhatian dan antusiasme ratusan warga setempat.
Ratusan warga yang didominasi oleh kaum ibu-ibu tampak antusias menyambut kehadiran wakil rakyat mereka sejak pagi hari. Kehadiran Hj. Fadilah Fahriana semakin bermakna dengan hadirnya Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar. Kehadiran jajaran eksekutif ini menegaskan komitmen kuat untuk membangun kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan legislatif tingkat provinsi dalam mengawal pembangunan wilayah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi Hj. Fadilah Fahriana dalam turun langsung mendengar jeritan hati masyarakat Galesong Utara. Beliau menegaskan bahwa forum reses merupakan sarana vital untuk menyelaraskan kebutuhan riil di lapangan dengan kebijakan penganggaran di tingkat atas. “Pemerintah Daerah menyambut baik kehadiran Ibu Hj. Fadilah Fahriana. Semoga kehadiran beliau membawa berkah bagi masyarakat Takalar, khususnya warga Desa Tamalate, serta menjadi jembatan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat provinsi,” ujar Hengky Yasin.
Merespons sambutan hangat tersebut, Hj. Fadilah Fahriana menegaskan komitmennya untuk membawa setiap suara warga ke meja pembahasan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Politisi PKB ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan momentum reses secara terbuka tanpa rasa canggung. Menurutnya, dialog yang jujur dan partisipatif adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan publik yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Sesi dialog berlangsung dinamis dan interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan beragam usulan krusial, mulai dari pembenahan infrastruktur pesisir dan pelelangan ikan, program pemberdayaan ekonomi perempuan, peningkatan pelayanan kesehatan, hingga perbaikan akses pendidikan. Kebutuhan akan dukungan bagi usaha ekonomi perdesaan menjadi salah satu topik hangat yang paling banyak disuarakan oleh warga.
Di tengah tingginya ekspektasi masyarakat, kegiatan ini tetap mengedepankan prinsip transparansi dan perencanaan yang matang. Hj. Fadilah memastikan bahwa seluruh usulan yang masuk tidak sekadar menjadi catatan formalitas, melainkan akan dipilah dan dikawal secara bertahap melalui mekanisme penganggaran provinsi agar setiap program yang direalisasikan nantinya benar-benar tepat sasaran dan berdampak jangka panjang.
Melalui pelaksanaan reses ini, terjalin fondasi sinergi yang semakin kokoh antara masyarakat pesisir Desa Tamalate, Pemerintah Kabupaten Takalar, dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Momen ini diharapkan mampu menjadi titik balik bagi lahirnya kebijakan-kebijakan strategis yang mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Takalar secara menyeluruh. ( Husaini Nappu )

