MPLS SMP Negeri 1 Takalar Hadir Lebih Inovatif, 245 Siswa Baru Ikuti Kelas Inspiratif dan Program Ramah Anak

TAKALAR// Bongkarterkini24.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Takalar tampil dengan wajah baru yang lebih inovatif, edukatif, dan ramah anak. Sebanyak 245 peserta didik baru yang terbagi dalam delapan rombongan belajar (rombel) mengikuti rangkaian MPLS selama lima hari.

Kegiatan yang resmi dibuka Kepala SMP Negeri 1 Takalar, H. Jufri Abdullah, S.Pd., pada Senin (13/7/2026), dirancang tidak sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan semangat belajar, serta menanamkan budaya sekolah yang positif sejak hari pertama.

Dalam sambutannya, H. Jufri Abdullah menegaskan bahwa MPLS harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh siswa baru. Menurutnya, pendekatan yang edukatif dan inspiratif akan membantu peserta didik beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan sekolah. “Kami ingin anak-anak merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah. Karena itu, MPLS tahun ini kami kemas lebih edukatif, inspiratif, dan menyenangkan agar mereka cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah,” ujarnya.

Salah satu keunggulan MPLS tahun ini adalah hadirnya Kelas Inspiratif yang menghadirkan narasumber dari berbagai profesi, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Wakapolres Takalar, Direktur RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle (HPDN) Takalar, serta dosen Universitas Negeri Makassar (UNM). Para siswa memperoleh motivasi sekaligus wawasan mengenai pentingnya disiplin, kesehatan, kepemimpinan, pendidikan, dan perencanaan masa depan. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibraka, Drumband, PMR, Sanggar Seni, OSIS, hingga kegiatan keagamaan sebagai sarana mengembangkan minat dan bakat.

MPLS juga melibatkan para orang tua siswa sebagai bagian dari upaya membangun sinergi antara sekolah dan keluarga. Mereka diajak melihat langsung ruang belajar, fasilitas sekolah, sarana kesehatan, hingga lingkungan sekolah agar semakin yakin terhadap kenyamanan dan keamanan tempat anak-anak mereka menempuh pendidikan. Di sisi lain, SMP Negeri 1 Takalar memperkenalkan sejumlah inovasi, seperti layanan barbershop bagi siswa yang rambutnya belum sesuai tata tertib sekolah serta pojok rias untuk membantu siswa merapikan penampilan sebelum mengikuti proses belajar.

Menurut H. Jufri Abdullah, inovasi tersebut merupakan bentuk pembinaan yang lebih humanis karena mengedepankan edukasi dibanding hukuman. “Kalau ada siswa yang rambutnya belum sesuai aturan, sekolah sudah menyiapkan tempat cukur. Kami juga menyediakan tempat rias agar anak-anak tampil rapi dan percaya diri. Kami ingin membangun budaya disiplin melalui pembinaan, bukan hukuman,” jelasnya.

Melalui konsep MPLS yang inovatif dan ramah anak ini, SMP Negeri 1 Takalar berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan baik, membangun karakter positif, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.